Kamis, 24 September 2009

WIsh Of The Soul

telena asaku akan nur MU
sungguh inikah salah satu asmaul husna yang kau turunkan ke bumi
hati tak kuasa menolak
pikiran tak mampu tuk berpikir
mulut terasa kaku tatkala melihatnya
tidur pun tak sanggup tuk memejamkan mata
dari jauh ku tatap bintang nan jauh di ufuk senja
sinar kemerah merahan bagai biasan pancaran pelangi
mengapa hati ini tuk selalu tergerak
tergerak menyebut asmaMU tatkala melihatnya
kadang kala kuberpikir
apa semua ini kebodohan semu
apakah semua ini hanyalah fana
yaa ini adalah fana
tapi demi fana tersebut ku rela kesampingkan ambisiku
ya semua hanya ambisi
hanya ambisi satu
menggapai Ridhomu dan cintanya nan fana

Alquran in Al fath

salam yaa Huruun 'iin"

kuanggungkan atas namaMU
serta rasul rahmatanlilalamin

hari minggu tepatnya
kulihat suara memanggil nan jauh di seberang jalan
subhanallah, maha suci engkau yaa Allah

balutan jilbab sangat serasi
senyum tipis, bagaikan aphrodite dari yunani
tutur kata lembut
dan aura pancaran yang menyejukkan hati

maaf yaa guzel kiz,
bukan maksud diri ini secara sengaja
mungkin setan dalam hati ini membisikkan
tanpa sengaja memandang dan melihat ke dalam budi pekertimu

Yaa rabb inikah Huruun 'iin" fitdunya
yang engkau turunkan sebagai duplikat bidadari syurga

yaa guzel kiz
mungkin sangatlah naif jika hati ini menolak
akhlakmu yang meluluhkan jiwa
bukan dari keluarga atau status keluargamu
bukan juga dari tampang dan pancaran suci wajahmu

tapi
dari kebaikan hatimu, dari nur ilahi yang Allah berikan kepadamu
kata2 terkunci, pikiran bak lenyap
mulut terasa berat, bibirpun tak mampu berucap

demi Allah sang arrahman dan arrohim
baru kali ini, hati ini berhenti berdetak
sejak pertemuan pertama dahulu
sampai sekarang
jangankan memegang atau bersalaman
menjabat tanganpun diri ini tak kuasa
bahkan gak pernah

apakah ini nafsu atau hanya sekedar hasrat
biarlah hanya Allah yang mengetahui segalanya

kadang qolbu ini berpikir
kenapa sebuah pertemuan terjadi
mungkin ini merupakan suatu qodho dan qodhar dariNYA

tapi apapun itu
hamba hanyalah seorang manusia biasa
yang hanya takut akan dosa

mungkin mata ini akan diminta pertanggung jawaban di akhir kelak
memandang yang belum menjadi hak muhrimnya

ya ukhti, tetaplah seperti ini
jangan rubah perilaku
tetaplah menjadi muslimah sejati

yaa Allah yaa muqollibal qulub
apapun kehendak dariMU
tiada manusia satupun yang dapat menghindar darinya

tetapkanlah imanku, kuatkanlah diin agamaku
dan jadikan qolbu ini tetap istiqomah kepadaMU

NB : Alquran in Al fath